POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Mancanegara

Perusahaan ChatGPT Buka Lowongan dengan Gaji Rp 6,8 miliar per Tahun

Senin, 14 Agustus 2023 | 19:51:09 WIB
Penulis : Umi Nur Fadhilah
Perusahaan ChatGPT Buka Lowongan dengan Gaji Rp 6,8 miliar per Tahun - Pekanbaruexpress
CEO OpenAI, Sam Altman

JAKARTA  - OpenAI, yang memperkenalkan ChatGPT pada tahun lalu, sedang aktif mencari individu berbakat untuk bergabung dengan timnya. Salah satu pemimpin OpenAI telah memberikan gambaran menyeluruh tentang peran yang sedang tersedia dan keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Jan Leike, Kepala Superalignment di OpenAI, telah mengungkapkan dalam sebuah diskusi di acara "The 80.000 Hours Podcast" bahwa saat ini ada beberapa posisi berorientasi penelitian yang terbuka di perusahaan ini. Leike mengklarifikasi bahwa OpenAI sedang mencari teknisi riset, ilmuwan, dan manajer riset. Ia mengatakan, "Mungkin akan ada setidaknya 10 posisi yang tersedia sebelum akhir tahun, bahkan mungkin lebih pada tahun-tahun berikutnya."

Leike menegaskan bahwa peluang ini terbuka bagi kandidat yang memiliki pemahaman yang kuat tentang pemrograman, pengetahuan tentang pembelajaran mesin, dan kemampuan berpikir kritis yang baik. Selain itu, ia menyatakan bahwa komitmen yang tulus terhadap kemajuan keamanan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi salah satu persyaratan.

Baca :

Dalam tim superalignment OpenAI, teknisi riset akan bertugas merancang dan melaksanakan eksperimen yang kompleks untuk riset keamanan. Yang menarik adalah gaji untuk posisi ini cukup besar, berkisar antara 245 ribu dolar AS (sekitar Rp 3,8 miliar) hingga 450 ribu dolar AS (sekitar Rp 6,8 miliar) per tahun. Ada juga beberapa kompensasi tambahan yang bisa ditemukan oleh calon pelamar di halaman karier OpenAI. Meskipun gaji untuk peran lain belum diumumkan, namun juga diharapkan cukup tinggi.

Tugas seorang teknisi riset akan meliputi penyusunan kode untuk pelatihan mesin, pengelolaan dataset eksperimental, dan pemecahan masalah yang muncul. Leike menekankan bahwa latar belakang dalam keamanan AI atau gelar PhD dalam pembelajaran mesin bukanlah persyaratan mutlak. Lebih penting lagi, calon harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan model pembelajaran mesin secara efektif.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
LOS ANGELES
Studi Ungkap Kendaraan Listrik Turunkan Polusi Udara dan Risiko Penyakit
Senin, 26 Januari 2026 | 11:56:27 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
Artikel Popular
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB