POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Politik

Nama Koalisi Diganti, Sinyal Ketum PKB, Muhaimin Bakal Ditinggal Prabowo?

Selasa, 29 Agustus 2023 | 08:20:40 WIB
Penulis : Nawir Arsyad Akbar/Republika
Nama Koalisi Diganti, Sinyal Ketum PKB, Muhaimin Bakal Ditinggal Prabowo? - Pekanbaruexpress
Momen keakraban Muhaimin Iskandar dan Prabowo di awal pembentukan koalisi. Belakangan ada indikasi, Ketum PKB itu mulai ditinggal setelah Prabowo mendapat dukungan dari Partai Golkar dan PAN. [Foto: Viva]

JAKARTA - Gelombang kejutan menerpa dunia politik saat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, mengakui bahwa ia baru saja mengetahui tentang perubahan nama Koalisi Indonesia Maju. Pengungkapan ini terjadi dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka perayaan HUT ke-25 Partai Amanat Nasional (PAN). Perubahan ini diketahui setelah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengumumkannya dalam acara tersebut.

Abdul Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menyatakan, "Saya akan menginformasikan perkembangan ini kepada partai. Apakah ini berarti Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) akan dibubarkan? Saya belum mendapatkan informasi tersebut. Langkah pertama saya adalah melaporkannya kepada partai," ungkapnya setelah acara tersebut di Hotel Sultan, Jakarta, pada Senin malam (28/8/2023).

Cak Imin juga mengungkapkan bahwa selama ini belum ada pembahasan mengenai pergantian nama menjadi Koalisi Indonesia Maju. Namun, sebagai Wakil Ketua DPR, ia menyatakan bahwa keputusan mengenai nama ini bukanlah dalam wewenangnya untuk menyetujuinya atau tidak.

Baca :

Meskipun demikian, ia menilai bahwa perubahan nama ini mengindikasikan bahwa koalisi yang didukung oleh Prabowo akan meneruskan program-program yang telah dilaksanakan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nama "Kabinet Indonesia Maju" mengacu pada masa pemerintahan antara 2019-2024.

Penting untuk diingat bahwa dalam koalisi ini, Partai Gerindra dan PKB telah menjadi bagian dari pemerintahan saat ini. Bergabungnya PAN dan Partai Golkar dalam koalisi ini diumumkan oleh Prabowo pada tanggal 13 Agustus 2023. "Partai-partai yang ikut dalam koalisi ini sebelumnya telah menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju," ucap Cak Imin.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
LOS ANGELES
Studi Ungkap Kendaraan Listrik Turunkan Polusi Udara dan Risiko Penyakit
Senin, 26 Januari 2026 | 11:56:27 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
Artikel Popular
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB