'
13 Sya'ban 1445 H | Jumat, 23 Februari 2024
IKWI Ingatkan Peranan di Pemilu 2024, Menteri PPPA: Perempuan Kuatkan Visi Bangsa
nusantara | Rabu, 17 Januari 2024 | 17:28:00 WIB
Editor : Deslina | Penulis : PE*
IKWI Ingatkan Peranan di Pemilu 2024, Menteri PPPA: Perempuan Kuatkan Visi Bangsa
IKWI Pusat gelar Seminar “Peranan Perempuan Dalam Pemilu”.yang berlangsung di Sekretariat IKWI Pusat, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (17/01/2024). (foto/istt

JAKARTA- Dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang jatuh setiap tanggal 9 Februari mendatang, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) mengelar seminar dengan mengambil tema “Peranan Perempuan Dalam Pemilu”.

Tema tersebut diambil bertepatan dengan pesta demokrasi yang sedang berlangsung di Indonesia, yakni Pemilihan Umum (Pemilu) dan juga Pemilihan Presiden (Pilpres). Seminar yang berlangsung di Sekretariat IKWI Pusat, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (17/01/2024) yang dilaksanakan secara offline dan juga online dengan diikuti seluruh pengurus IKWI di 23 Provinsi. 

Ketua PWI Hendry Ch Bangun mengatakan, PWI dalam hal ini sebagai pembina langsung dari IKWI yang bertugas membantu dan juga membina IKWI untuk berjalan dengan baik dalam mengembangkan organisasinya. 

“Kita ingin IKWI berjalan dengan baik, termasuk menjalin komunikasi dengan partner (rekanan).Kami mendukung dengan sepenuh hati, baik moral maupun materil agar IKWI terus berkembang. Dan seminar ini sangat baik bertepatan dengan Pemilu dan Pilpres yang sedang berjalan. Dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sebagai lembaga negara yang membawahi pembedaryaan perempuan dan anak, kita harapkan dapat terus bekerjasama dengan IKWI kedepannya,” kata Hendry Ch Bangun.

Sementara itu, Ketua Umum IKWI Pusat Andi Dasmawati, Ph.D mengatakan, dalam kegiatan ini pengurus IKWI Pusat mengajak anggota untuk dapat mengetahui lebih jauh seperti apa pelaksanaan Pemilu tersebut, apalagi keterwakilan kaum wanita sebanyak 30 persen. Dilanjutkan, peran perempuan yang diakomodir dalam regulasi dimana dalam kontestasi pemilu dialokasikan minimal kuota perempuan sebesar 30 persen sesuai dengan dengan aturan Undang-Undang.

“IKWI menginiasasi seminar ini untuk membangkitan semangat perempuan dan juga partisipasi perempuan dalam Pemilu. Serta komitmen untuk mendorong tercapainya kuota perempuan 30 persen. Aturan itu tercantum di dalam UUD 1945, UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan UU Nomor 2 tahun 2008 jo UU Tahun 2001 tentang  Partai Politik. Meskipun dalam pemilihan sekarang kemungkinan kita belum bisa mencapai target tersebut,” kata Andi Dasmawati. 

“IKWI harus aktif memenuhi kuota perempuan antara lain dengan mendorong tumbuhnya kesadaran diantara anggota maupun dalam mengajak masyarakat untuk menyuarakan kepentingan perempuan,” sambungnya. 

Selanjutnya, Staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indra Gunawan yang hadir mewakili Menteri PPPA Bintang Puspayoga, menyambut baik seminar yang diadakan oleh IKWI. Terlebih lagi mengambil tema Peranan Perempuan Dalam Pemilu di tengah pesta demokrasi yang sedang berjalan di Tanah Air ini. 

“Kami (PPPA) mengapresiasi peran IKWI dalam mendorong isu perempuan dalam perpolitikan di Indonesia dan kontribusi perempuan dalam menguatkan visi bangsa untuk mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan kaum perempuan,” kata Indra Gunawan. 

Ditambahkannya, mengingat saat ini masih banyak tantangan ketimpangan gender dalam perpolitikan di Tanah Air. Contohnya, saat ini hanya Badan Perwakilan Daerah yang sudah memenuhi kuota keterwakilan perempuan 30 persen di Parlemen. 

“Kementerian PPPA tentu juga terus mendorong keterwakilan perempuan dalam hal pengambil kebijakan baik di parlemen mau pun di pemerintahan. Kita harapkan, lebih banyak lagi jabatan strategis perempuan baik di legistalif, yudikatif fan eksekutif. Agar dapat menyuarakan suara perempuan seperti di bidang pendidikan dan masalah kematian ibu hamil serta hal-hal lainnya yang terkait dengan perempuan dan anak,” harap Indra. 

Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA mengatakan, dengan jumlah pemilih perempuan yang sangat potensial hamper sama dengan laki-laki, maka seharusnya perempuan tidak hanya menjadi obyek, tapi harus menjadi subjek dalam politik maupun peranannya dalam mengisi pembangunan bangsa. 

“Dalam Pemilu 2024 ini, sudah seharusnya perempuan menjadi pemilih yang cerdas dan menjadi pengawas Pemilu yang jurdil serta menolak money politic (Politik Uang) agar menghasilkan pemimpin yang dapat menyuarakan suara perempuan di semua sector kehidupan,” pungkas Nurliah Nurdin. 

Seluruh pembicara yang hadir dalam Seminar IKWI kali ini sepakat, bahwa melalui Pemilu 2024 ini adalah momentum untuk mendorong dan memastikan terciptanya kebijakan publik yang memiliki perspektif perempuan. Misalnya, kesehatan reproduksi, kematian ibu melahirkan, perawatan anak, tenaga kerja perempuan dan sebagainya.

Kegiatan seminar IKWI Pusat ini terselengra berkat dukungan oleh L'Oréal Indonesia, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), Kamar Dagang dan Industri Indonesia, (KADIN), Coca-Cola, PT Sasa Inti, PT Paragon Technology and Innovation, PT Pos Indonesia, Garudafood, Nutrifood, dan GoTo.Dalam Seminar, IKWI Ingatkan Peranan Perempuan di Pemilu 2024, Menteri PPPA: Perempuan Kuatkan Visi Bangsa

Jakarta- Dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang jatuh setiap tanggal 9 Februari mendatang, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) mengelar seminar dengan mengambl tema “Peranan Perempuan Dalam Pemilu”.

Tema tersebut diambil bertepatan dengan pesta demokrasi yang sedang berlangsung di Indonesia, yakni Pemilihan Umum (Pemilu) dan juga Pemilihan Presiden (Pilpres). Seminar yang berlangsung di Sekretariat IKWI Pusat, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (17/01/2024) yang dilaksanakan secara offline dan juga online dengan diikuti seluruh pengurus IKWI di 23 Provinsi. 

Ketua PWI Hendry Ch Bangun mengatakan, PWI dalam hal ini sebagai pembina langsung dari IKWI yang bertugas membantu dan juga membanina IKWI untuk berjalan dengan baik dalam mengembangkan organisasinya. 

“Kita ingin IKWI berjalan dengan baik, termasuk menjalin komunikasi dengan partner (rekanan).   Kami mendukung dengan sepenuh hati, baik moral maupun materil agar IKWI terus berkembang. Dan seminar ini sangat baik bertepatan dengan Pemilu dan Pilpres yang sedang berjalan. Dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sebagai lembaga negara yang membawahi pembedaryaan perempuan dan anak, kita harapkan dapat terus bekerjasama dengan IKWI kedepannya,” kata Hendry Ch Bangun.

Sementara itu, Ketua Umum IKWI Pusat Andi Dasmawati, Ph.D mengatakan, dalam kegiatan ini pengurus IKWI Pusat mengajak anggota untuk dapat mengetahui lebih jauh seperti apa pelaksanaan Pemilu tersebut, apalagi keterwakilan kaum wanita sebanyak 30 persen. Dilanjutkan, peran perempuan yang diakomodir dalam regulasi dimana dalam kontestasi pemilu dialokasikan minimal kuota perempuan sebesar 30 persen sesuai dengan dengan aturan Undang-Undang.

“IKWI menginiasasi seminar ini untuk membangkitan semangat perempuan dan juga partisipasi perempuan dalam Pemilu. Serta komitmen untuk mendorong tercapainya kuota perempuan 30 persen. Aturan itu tercantum di dalam UUD 1945, UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan UU Nomor 2 tahun 2008 jo UU Tahun 2001 tentang  Partai Politik. Meskipun dalam pemilihan sekarang kemungkinan kita belum bisa mencapai target tersebut,” kata Andi Dasmawati. 

“IKWI harus aktif memenuhi kuota perempuan antara lain dengan mendorong tumbuhnya kesadaran diantara anggota maupun dalam mengajak masyarakat untuk menyuarakan kepentingan perempuan,” sambungnya. 

Selanjutnya, Staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indra Gunawan yang hadir mewakili Menteri PPPA Bintang Puspayoga, menyambut baik seminar yang diadakan oleh IKWI. Terlebih lagi mengambil tema Peranan Perempuan Dalam Pemilu di tengah pesta demokrasi yang sedang berjalan di Tanah Air ini. 

“Kami (PPPA) mengapresiasi peran IKWI dalam mendorong isu perempuan dalam perpolitikan di Indonesia dan kontribusi perempuan dalam menguatkan visi bangsa untuk mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan kaum perempuan,” kata Indra Gunawan. 

Ditambahkannya, mengingat saat ini masih banyak tantangan ketimpangan gender dalam perpolitikan di Tanah Air. Contohnya, saat ini hanya Badan Perwakilan Daerah yang sudah memenuhi kuota keterwakilan perempuan 30 persen di Parlemen. 

“Kementerian PPPA tentu juga terus mendorong keterwakilan perempuan dalam hal pengambil kebijakan baik di parlemen mau pun di pemerintahan. Kita harapkan, lebih banyak lagi jabatan strategis perempuan baik di legistalif, yudikatif fan eksekutif. Agar dapat menyuarakan suara perempuan seperti di bidang pendidikan dan masalah kematian ibu hamil serta hal-hal lainnya yang terkait dengan perempuan dan anak,” harap Indra. 

Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA mengatakan, dengan jumlah pemilih perempuan yang sangat potensial hamper sama dengan laki-laki, maka seharusnya perempuan tidak hanya menjadi obyek, tapi harus menjadi subjek dalam politik maupun peranannya dalam mengisi pembangunan bangsa. 

“Dalam Pemilu 2024 ini, sudah seharusnya perempuan menjadi pemilih yang cerdas dan menjadi pengawas Pemilu yang jurdil serta menolak money politic (Politik Uang) agar menghasilkan pemimpin yang dapat menyuarakan suara perempuan di semua sector kehidupan,” pungkas Nurliah Nurdin. 

Seluruh pembicara yang hadir dalam Seminar IKWI kali ini sepakat, bahwa melalui Pemilu 2024 ini adalah momentum untuk mendorong dan memastikan terciptanya kebijakan publik yang memiliki perspektif perempuan. Misalnya, kesehatan reproduksi, kematian ibu melahirkan, perawatan anak, tenaga kerja perempuan dan sebagainya.

Kegiatan seminar IKWI Pusat ini terselenggara berkat dukungan oleh L'Oréal Indonesia, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), Kamar Dagang dan Industri Indonesia, (KADIN), Coca-Cola, PT Sasa Inti, PT Paragon Technology and Innovation, PT Pos Indonesia, Garudafood, Nutrifood, dan GoTo.*

Index
PHR Peduli Sampah, Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Riau
Dampak Pakan Berkurang, BKSDA Menilai Penyebab Harimau Serang Bocah di Siak
Dibuka Sabtu Malam, Astaka Utama MTQ ke-56 Pekanbaru Belum Siap
Awal Maret, Tarif Tol Permai Naik, Pekanbaru - Bangkinang Tetap
200 Kios Pasar Induk Selesai Dibangun
200 Kios Pasar Induk Selesai Dibangun
Kamis, 22 Februari 2024 | 13:39:00 WIB
Raihan Suara Terus Meningkat, Munawar Syahputra Diprediksi Dapatkan Kursi di DPRD Riau
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Rabu, 21 Februari 2024 | 13:10:00 WIB
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas
Rabu, 21 Februari 2024 | 10:15:00 WIB
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:39:00 WIB
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Rabu, 21 Februari 2024 | 08:58:00 WIB
Video
Raihan Suara Terus Meningkat, Munawar Syahputra Diprediksi Dapatkan Kursi di DPRD Riau
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Rabu, 21 Februari 2024 | 13:10:00 WIB
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas
Rabu, 21 Februari 2024 | 10:15:00 WIB
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:39:00 WIB
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Rabu, 21 Februari 2024 | 08:58:00 WIB
Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Ramadan Provinsi Riau di Pantai Rupat Utara
KPU Klaim Keamanan Situs Sirekap Sangat Kuat 
KPU Klaim Keamanan Situs Sirekap Sangat Kuat 
Selasa, 20 Februari 2024 | 20:10:00 WIB
HPN 2024, 3 Wartawan Riau Terima Press Card Number One dari PWI Pusat
Lima Anggota KPU Riau Periode 2024-2029 Resmi Dilantik KPU RI
Lima Anggota KPU Riau Periode 2024-2029 Resmi Dilantik KPU RI
Selasa, 20 Februari 2024 | 16:30:00 WIB
Total Pelunasan Pembayaran BIPH di Riau Sudah Capai 80 Persen
Total Pelunasan Pembayaran BIPH di Riau Sudah Capai 80 Persen
Selasa, 20 Februari 2024 | 15:25:00 WIB
wajah
Debat Capres Terakhir Harus Jadi Ajang Adu Gagasan dan Uji Moralitas
Delapan Tenaga KSP Termasuk Ali Ngabalin Mundur
Delapan Tenaga KSP Termasuk Ali Ngabalin Mundur

Rabu, 24 Januari 2024 | 18:10:00 WIB
Hotman Paris: Goodbye Indonesia
Hotman Paris: Goodbye Indonesia

Selasa, 23 Januari 2024 | 10:11:00 WIB
Pertanyaan Gibran di Debat Cawapres Receh dan Gimik
Pertanyaan Gibran di Debat Cawapres Receh dan Gimik

Senin, 22 Januari 2024 | 11:23:28 WIB
Politikus
Unggul dari Caleg Partai Nasdem Lain Untuk DPRD Riau, Ini Kata Munawar Syahputra
Gantikan  Amyurlis, Abdi Saragih Resmi Dilantik Jadi  PAW Anggota DPRD Riau
Wujudkan Kesejahteraan Petani Sawit, Pemerintah Berikan Program Strategis
Anis Fauzan SH, Merangkai Ikatan Batin, Pilih Maju di Dapil Daerah Kelahiran
Politik
Raihan Suara Terus Meningkat, Munawar Syahputra Diprediksi Dapatkan Kursi di DPRD Riau
KPU Akui 1.223 TPS Bermasalah dengan Input Data
KPU Akui 1.223 TPS Bermasalah dengan Input Data
Senin, 19 Februari 2024 | 22:28:36 WIB
Diskusi Santai dan Aspirasi Politik Amril Jambak Menuju Agam I
Unggul dari Caleg Partai Nasdem Lain Untuk DPRD Riau, Ini Kata Munawar Syahputra
Pasar
PHR Peduli Sampah, Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Riau
Awal Maret, Tarif Tol Permai Naik, Pekanbaru - Bangkinang Tetap
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:39:00 WIB
Minggu Ini, Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Riau Naik
Minggu Ini, Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Riau Naik
Selasa, 20 Februari 2024 | 14:23:00 WIB
Hukum
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka

Rabu, 21 Februari 2024 | 08:58:00 WIB
17 TPS di Pekanbaru Masuk Kategori Rawan dan Sangat Rawan
17 TPS di Pekanbaru Masuk Kategori Rawan dan Sangat Rawan

Senin, 12 Februari 2024 | 13:07:00 WIB
Kapolda Riau Lepas 1.664 Personel Pengamanan TPS ke Kabupaten/Kota 
Polresta Pekanbaru Gelar Apel Sarana dan Prasarana Pemilu 2024
Nusantara
KPU Klaim Keamanan Situs Sirekap Sangat Kuat 
KPU Klaim Keamanan Situs Sirekap Sangat Kuat 

Selasa, 20 Februari 2024 | 20:10:00 WIB
HPN 2024, 3 Wartawan Riau Terima Press Card Number One dari PWI Pusat
SMSI Minta Presiden Terbitkan Perpu UU Kedaulatan Digital Pengganti UU ITE
Kontroversi Sirekap dan Bahaya Data Pemilu 2024 di Luar Negeri
Otomotif
Nissan Hyper Urban: Bintang Utama di Japan Mobility Show
Patahan Rangka eSAF Motor Honda Menjadi Perbincangan, AHM Sedang Lakukan Investigasi
Astra Honda Motor Belum Mau Lakukan Recall 
Astra Honda Motor Belum Mau Lakukan Recall 

Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:49:24 WIB
Selamat Jalan Marco Simoncelli si Gladiator Lintasan
Selamat Jalan Marco Simoncelli si Gladiator Lintasan

Minggu, 13 Agustus 2023 | 19:59:18 WIB
Zona riau
200 Kios Pasar Induk Selesai Dibangun

Kamis, 22 Februari 2024 | 13:39:00 WIB
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas

Rabu, 21 Februari 2024 | 10:15:00 WIB
Dilindungi BPJS TK, Petugas Pemilu Bisa Klaim JKK dan JKM

Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:07:00 WIB

Inspiratif
10 Tips Aman Meninggalkan Rumah 
10 Tips Aman Meninggalkan Rumah 

Minggu, 9 April 2023 | 13:16:17 WIB
Nyeri Tubuh, Bisa Sinyal Gejala Kolesterol Tinggi
Nyeri Tubuh, Bisa Sinyal Gejala Kolesterol Tinggi

Sabtu, 7 Januari 2023 | 20:56:54 WIB
Besok, Gubernur Riau Rencanakan Buka Bimtek SMSI Riau Terkait Pergubri 19 Tahun 2021 
 Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya

Jumat, 4 November 2022 | 20:42:29 WIB
wanita
Aminah, Mengelola Limbah Menjadi Rupiah
Aminah, Mengelola Limbah Menjadi Rupiah

Sabtu, 23 Desember 2023 | 18:08:18 WIB
 Hadirkan 9 Tanaman yang Dibenci Nyamuk di Musim Hujan
Hadirkan 9 Tanaman yang Dibenci Nyamuk di Musim Hujan

Minggu, 26 Februari 2023 | 09:45:11 WIB
Madu, Satu dari 8 Obat Alami Membersihkan Paru-paru
Madu, Satu dari 8 Obat Alami Membersihkan Paru-paru

Minggu, 26 Februari 2023 | 09:22:43 WIB
Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Membunuh Diam-diam
Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Membunuh Diam-diam

Kamis, 15 Desember 2022 | 20:29:26 WIB

Popular
Wajah

Politikus
Politik
Pasar
Hukum
Nusantara
Otomotif
IKWI Ingatkan Peranan di Pemilu 2024, Menteri PPPA: Perempuan Kuatkan Visi Bangsa
nusantara | Rabu, 17 Januari 2024 | 17:28:00 WIB
Editor : Deslina | Penulis : PE*
IKWI Ingatkan Peranan di Pemilu 2024, Menteri PPPA: Perempuan Kuatkan Visi Bangsa
IKWI Pusat gelar Seminar “Peranan Perempuan Dalam Pemilu”.yang berlangsung di Sekretariat IKWI Pusat, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (17/01/2024). (foto/istt
Popular

JAKARTA- Dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang jatuh setiap tanggal 9 Februari mendatang, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) mengelar seminar dengan mengambil tema “Peranan Perempuan Dalam Pemilu”.

Tema tersebut diambil bertepatan dengan pesta demokrasi yang sedang berlangsung di Indonesia, yakni Pemilihan Umum (Pemilu) dan juga Pemilihan Presiden (Pilpres). Seminar yang berlangsung di Sekretariat IKWI Pusat, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (17/01/2024) yang dilaksanakan secara offline dan juga online dengan diikuti seluruh pengurus IKWI di 23 Provinsi. 

Ketua PWI Hendry Ch Bangun mengatakan, PWI dalam hal ini sebagai pembina langsung dari IKWI yang bertugas membantu dan juga membina IKWI untuk berjalan dengan baik dalam mengembangkan organisasinya. 

“Kita ingin IKWI berjalan dengan baik, termasuk menjalin komunikasi dengan partner (rekanan).Kami mendukung dengan sepenuh hati, baik moral maupun materil agar IKWI terus berkembang. Dan seminar ini sangat baik bertepatan dengan Pemilu dan Pilpres yang sedang berjalan. Dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sebagai lembaga negara yang membawahi pembedaryaan perempuan dan anak, kita harapkan dapat terus bekerjasama dengan IKWI kedepannya,” kata Hendry Ch Bangun.

Sementara itu, Ketua Umum IKWI Pusat Andi Dasmawati, Ph.D mengatakan, dalam kegiatan ini pengurus IKWI Pusat mengajak anggota untuk dapat mengetahui lebih jauh seperti apa pelaksanaan Pemilu tersebut, apalagi keterwakilan kaum wanita sebanyak 30 persen. Dilanjutkan, peran perempuan yang diakomodir dalam regulasi dimana dalam kontestasi pemilu dialokasikan minimal kuota perempuan sebesar 30 persen sesuai dengan dengan aturan Undang-Undang.

“IKWI menginiasasi seminar ini untuk membangkitan semangat perempuan dan juga partisipasi perempuan dalam Pemilu. Serta komitmen untuk mendorong tercapainya kuota perempuan 30 persen. Aturan itu tercantum di dalam UUD 1945, UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan UU Nomor 2 tahun 2008 jo UU Tahun 2001 tentang  Partai Politik. Meskipun dalam pemilihan sekarang kemungkinan kita belum bisa mencapai target tersebut,” kata Andi Dasmawati. 

“IKWI harus aktif memenuhi kuota perempuan antara lain dengan mendorong tumbuhnya kesadaran diantara anggota maupun dalam mengajak masyarakat untuk menyuarakan kepentingan perempuan,” sambungnya. 

Selanjutnya, Staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indra Gunawan yang hadir mewakili Menteri PPPA Bintang Puspayoga, menyambut baik seminar yang diadakan oleh IKWI. Terlebih lagi mengambil tema Peranan Perempuan Dalam Pemilu di tengah pesta demokrasi yang sedang berjalan di Tanah Air ini. 

“Kami (PPPA) mengapresiasi peran IKWI dalam mendorong isu perempuan dalam perpolitikan di Indonesia dan kontribusi perempuan dalam menguatkan visi bangsa untuk mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan kaum perempuan,” kata Indra Gunawan. 

Ditambahkannya, mengingat saat ini masih banyak tantangan ketimpangan gender dalam perpolitikan di Tanah Air. Contohnya, saat ini hanya Badan Perwakilan Daerah yang sudah memenuhi kuota keterwakilan perempuan 30 persen di Parlemen. 

“Kementerian PPPA tentu juga terus mendorong keterwakilan perempuan dalam hal pengambil kebijakan baik di parlemen mau pun di pemerintahan. Kita harapkan, lebih banyak lagi jabatan strategis perempuan baik di legistalif, yudikatif fan eksekutif. Agar dapat menyuarakan suara perempuan seperti di bidang pendidikan dan masalah kematian ibu hamil serta hal-hal lainnya yang terkait dengan perempuan dan anak,” harap Indra. 

Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA mengatakan, dengan jumlah pemilih perempuan yang sangat potensial hamper sama dengan laki-laki, maka seharusnya perempuan tidak hanya menjadi obyek, tapi harus menjadi subjek dalam politik maupun peranannya dalam mengisi pembangunan bangsa. 

“Dalam Pemilu 2024 ini, sudah seharusnya perempuan menjadi pemilih yang cerdas dan menjadi pengawas Pemilu yang jurdil serta menolak money politic (Politik Uang) agar menghasilkan pemimpin yang dapat menyuarakan suara perempuan di semua sector kehidupan,” pungkas Nurliah Nurdin. 

Seluruh pembicara yang hadir dalam Seminar IKWI kali ini sepakat, bahwa melalui Pemilu 2024 ini adalah momentum untuk mendorong dan memastikan terciptanya kebijakan publik yang memiliki perspektif perempuan. Misalnya, kesehatan reproduksi, kematian ibu melahirkan, perawatan anak, tenaga kerja perempuan dan sebagainya.

Kegiatan seminar IKWI Pusat ini terselengra berkat dukungan oleh L'Oréal Indonesia, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), Kamar Dagang dan Industri Indonesia, (KADIN), Coca-Cola, PT Sasa Inti, PT Paragon Technology and Innovation, PT Pos Indonesia, Garudafood, Nutrifood, dan GoTo.Dalam Seminar, IKWI Ingatkan Peranan Perempuan di Pemilu 2024, Menteri PPPA: Perempuan Kuatkan Visi Bangsa

Jakarta- Dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang jatuh setiap tanggal 9 Februari mendatang, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) mengelar seminar dengan mengambl tema “Peranan Perempuan Dalam Pemilu”.

Tema tersebut diambil bertepatan dengan pesta demokrasi yang sedang berlangsung di Indonesia, yakni Pemilihan Umum (Pemilu) dan juga Pemilihan Presiden (Pilpres). Seminar yang berlangsung di Sekretariat IKWI Pusat, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (17/01/2024) yang dilaksanakan secara offline dan juga online dengan diikuti seluruh pengurus IKWI di 23 Provinsi. 

Ketua PWI Hendry Ch Bangun mengatakan, PWI dalam hal ini sebagai pembina langsung dari IKWI yang bertugas membantu dan juga membanina IKWI untuk berjalan dengan baik dalam mengembangkan organisasinya. 

“Kita ingin IKWI berjalan dengan baik, termasuk menjalin komunikasi dengan partner (rekanan).   Kami mendukung dengan sepenuh hati, baik moral maupun materil agar IKWI terus berkembang. Dan seminar ini sangat baik bertepatan dengan Pemilu dan Pilpres yang sedang berjalan. Dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sebagai lembaga negara yang membawahi pembedaryaan perempuan dan anak, kita harapkan dapat terus bekerjasama dengan IKWI kedepannya,” kata Hendry Ch Bangun.

Sementara itu, Ketua Umum IKWI Pusat Andi Dasmawati, Ph.D mengatakan, dalam kegiatan ini pengurus IKWI Pusat mengajak anggota untuk dapat mengetahui lebih jauh seperti apa pelaksanaan Pemilu tersebut, apalagi keterwakilan kaum wanita sebanyak 30 persen. Dilanjutkan, peran perempuan yang diakomodir dalam regulasi dimana dalam kontestasi pemilu dialokasikan minimal kuota perempuan sebesar 30 persen sesuai dengan dengan aturan Undang-Undang.

“IKWI menginiasasi seminar ini untuk membangkitan semangat perempuan dan juga partisipasi perempuan dalam Pemilu. Serta komitmen untuk mendorong tercapainya kuota perempuan 30 persen. Aturan itu tercantum di dalam UUD 1945, UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan UU Nomor 2 tahun 2008 jo UU Tahun 2001 tentang  Partai Politik. Meskipun dalam pemilihan sekarang kemungkinan kita belum bisa mencapai target tersebut,” kata Andi Dasmawati. 

“IKWI harus aktif memenuhi kuota perempuan antara lain dengan mendorong tumbuhnya kesadaran diantara anggota maupun dalam mengajak masyarakat untuk menyuarakan kepentingan perempuan,” sambungnya. 

Selanjutnya, Staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indra Gunawan yang hadir mewakili Menteri PPPA Bintang Puspayoga, menyambut baik seminar yang diadakan oleh IKWI. Terlebih lagi mengambil tema Peranan Perempuan Dalam Pemilu di tengah pesta demokrasi yang sedang berjalan di Tanah Air ini. 

“Kami (PPPA) mengapresiasi peran IKWI dalam mendorong isu perempuan dalam perpolitikan di Indonesia dan kontribusi perempuan dalam menguatkan visi bangsa untuk mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan kaum perempuan,” kata Indra Gunawan. 

Ditambahkannya, mengingat saat ini masih banyak tantangan ketimpangan gender dalam perpolitikan di Tanah Air. Contohnya, saat ini hanya Badan Perwakilan Daerah yang sudah memenuhi kuota keterwakilan perempuan 30 persen di Parlemen. 

“Kementerian PPPA tentu juga terus mendorong keterwakilan perempuan dalam hal pengambil kebijakan baik di parlemen mau pun di pemerintahan. Kita harapkan, lebih banyak lagi jabatan strategis perempuan baik di legistalif, yudikatif fan eksekutif. Agar dapat menyuarakan suara perempuan seperti di bidang pendidikan dan masalah kematian ibu hamil serta hal-hal lainnya yang terkait dengan perempuan dan anak,” harap Indra. 

Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA mengatakan, dengan jumlah pemilih perempuan yang sangat potensial hamper sama dengan laki-laki, maka seharusnya perempuan tidak hanya menjadi obyek, tapi harus menjadi subjek dalam politik maupun peranannya dalam mengisi pembangunan bangsa. 

“Dalam Pemilu 2024 ini, sudah seharusnya perempuan menjadi pemilih yang cerdas dan menjadi pengawas Pemilu yang jurdil serta menolak money politic (Politik Uang) agar menghasilkan pemimpin yang dapat menyuarakan suara perempuan di semua sector kehidupan,” pungkas Nurliah Nurdin. 

Seluruh pembicara yang hadir dalam Seminar IKWI kali ini sepakat, bahwa melalui Pemilu 2024 ini adalah momentum untuk mendorong dan memastikan terciptanya kebijakan publik yang memiliki perspektif perempuan. Misalnya, kesehatan reproduksi, kematian ibu melahirkan, perawatan anak, tenaga kerja perempuan dan sebagainya.

Kegiatan seminar IKWI Pusat ini terselenggara berkat dukungan oleh L'Oréal Indonesia, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), Kamar Dagang dan Industri Indonesia, (KADIN), Coca-Cola, PT Sasa Inti, PT Paragon Technology and Innovation, PT Pos Indonesia, Garudafood, Nutrifood, dan GoTo.*


ARTIKEL LAIN
PHR Peduli Sampah, Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Riau
Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari jadi momentum untuk merefleksikan kembali.
Kamis, 22 Februari 2024 | 16:10:00 WIB
Dampak Pakan Berkurang, BKSDA Menilai Penyebab Harimau Serang Bocah di Siak
Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau langsung melakukan mitigasi di lokasi.
Kamis, 22 Februari 2024 | 15:58:00 WIB
Dibuka Sabtu Malam, Astaka Utama MTQ ke-56 Pekanbaru Belum Siap
Pembangunan Astaka utama di lapangan terbuka Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jenderal Sudirman.
Kamis, 22 Februari 2024 | 14:18:00 WIB
Awal Maret, Tarif Tol Permai Naik, Pekanbaru - Bangkinang Tetap
Kenaikan tarif tol Pekanbaru - Dumai (Permai) sebesar Rp53 ribu menjadi Rp171.500. Kenaikan tarif.
Kamis, 22 Februari 2024 | 14:04:00 WIB
200 Kios Pasar Induk Selesai Dibangun
Sekitar 200 kios Pasar Induk telah selesai dibangun pengelola, PT Agung Rafa Bonai (ARB). Pihak.
Kamis, 22 Februari 2024 | 13:39:00 WIB
Raihan Suara Terus Meningkat, Munawar Syahputra Diprediksi Dapatkan Kursi di DPRD Riau

Hingga pukul 13.00 WIB siang ini, Rabu 21 Februari 2024  pukul 13.00 Wib, penghitungan.

Rabu, 21 Februari 2024 | 14:55:00 WIB
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Herman resmi melantik Ery Putra sebagai Pj.
Rabu, 21 Februari 2024 | 13:10:00 WIB
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas

Konflik harimau dengan manusia terjadi di Kabupaten Siak, Riau. Iman Saputra, bocah berusia 2,5.

Rabu, 21 Februari 2024 | 10:15:00 WIB
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk mempertahankan kinerja hulu minyak dan gas (migas) yang.
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:39:00 WIB
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan komitmen untuk membawa kasus pungli di Rutan KPK.

Rabu, 21 Februari 2024 | 08:58:00 WIB
Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Ramadan Provinsi Riau di Pantai Rupat Utara
Kementerian Agama akan menggelar sidang Isbat penetapan awal ramadan 1445 H pada 10 Maret 2024.
Rabu, 21 Februari 2024 | 05:30:00 WIB