'
13 Sya'ban 1445 H | Jumat, 23 Februari 2024
Maret, Pemerintah Buka Seleksi CASN 2024 Sebanyak Tiga Periode
nusantara | Jumat, 19 Januari 2024 | 20:55:22 WIB
Editor : Deslina | Penulis : PE*
Maret, Pemerintah Buka Seleksi CASN 2024 Sebanyak Tiga Periode
Pemerintah akan membuka seleksi bagi 2,3 juta formasi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2024.

PEKANBARU - Pemerintah akan membuka seleksi bagi 2,3 juta formasi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2024. Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto mengatakan bahwa pelaksanaan seleksi tersebut akan dimulai pada Maret mendatang.

“Untuk mengakomodir formasi tersebut, BKN melaksanakan Seleksi CASN 2024 dilakukan sebanyak 3 periode,” ujar Haryomo, dikutip dari laman BKN, Jumat (19/01/2024).

Haryomo menyebutkan, pengumuman dan seleksi administrasi seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan seleksi kedinasan pada periode I akan dimulai pada minggu ketiga bulan Maret 2024. Sedangkan pada periode II akan dilaksanakan pengumuman dan seleksi administrasi penerimaan CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Kemudian pada periode III akan dilaksanakan pengumuman dan seleksi administrasi penerimaan CPNS dan PPPK pada bulan Agustus 2024.

Plt. Kepala BKN menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Seleksi CASN Tahun 2023 pihaknya akan melakukan sejumlah perbaikan pada Seleksi CASN Tahun 2024.

Sejumlah hal yang menjadi temuan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CASN 2023, antara lain, pertama pada fase seleksi administrasi ditemukan bahwa Pansel Instansi tidak akurat dalam melakukan verifikasi baik pada kualifikasi pendidikan, sertifikasi yang tidak valid, pengalaman kerja, dan NIK yang tidak ditemukan.

Kedua, pada fase pelaksanaan seleksi masih ditemukan praktik perjokian. Ketiga, pada fase hasil seleksi, konversi nilai CAT sebagai dampak dilaksanakannya seleksi kompetensi teknis tambahan (SKTT) yakni nilai CAT ≥ 50 persen, nilai SKTT ≤ 50 persen (norma umum) dan nilai CAT 70 persen ditambah nilai SKTT 30 persen (guru).

“Tidak hanya itu, proses daftar riwayat hidup) terhambat karena terbatasnya kapasitas fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan peserta yang lulus. Khususnya di daerah 3T [tertinggal, terluar, dan terdepan,” pungkas Haryomo.

Senada dengan Plt. Kepala BKN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan sejumlah penyempurnaan proses rekrutmen CASN 2024.

“Intinya, Kementerian PANRB dan BKN selalu melakukan evaluasi. Masukan dari publik, akademisi, maupun instansi pemerintah pusat sampai daerah menjadi bahan evaluasi agar seleksi CASN semakin baik lagi,” ujar Anas, dikutip dari laman Kementerian PANRB, Jumat (19/01/2024).

Salah satu evaluasi yang disoroti Anas adalah belum optimalnya usulan formasi yang diajukan oleh instansi pemerintah daerah.

“Banyak tenaga non-ASN yang mengajukan komplain kepada Kementerian PANRB terkait sedikitnya formasi yang dibuka pada eleksi CASN tahun 2023. Dari usulan yang disampaikan pemerintah daerah, formasi CPNS yang tidak terisi sebanyak 27,55 persen, sedangkan untuk formasi PPPK, sekitar 23 persen yang tidak terisi,” ungkapnya.

Secara nasional, Kementerian PANRB telah menetapkan kebutuhan ASN tahun 2023 sejumlah 1.030.751. Namun tidak semua kebutuhan diusulkan oleh instansi pemerintah pusat dan daerah. Total formasi yang dibuka pada seleksi 2023 hanya sebesar 567.166 sesuai usulan dari instansi pusat dan daerah.

Dari keseluruhan formasi, sebanyak 20.890 formasi diisi CPNS. Adapun 230.707 formasi terisi dari PPPK guru, 126.212 formasi terisi dari PPPK tenaga Kesehatan, serta 55.793 formasi terisi dari PPPK tenaga teknis lainnya.

“Secara umum, 133.564 formasi yang dibuka tahun 2023 belum terisi atau sekitar 23 persen dari total formasi yang dibuka,” kata Menteri PANRB.

Anas mengharapkan, kurangnya formasi dan pemenuhannya tersebut dapat diperbaiki pada seleksi tahun ini. Ia pun mengimbau agar instansi pemerintah bisa mengusulkan formasi lebih awal serta menyesuaikan dengan kebutuhan jabatan.

Lebih lanjut, Anas juga menyoroti belum terpenuhinya kesesuaian kualifikasi pendidikan dengan jabatan, khususnya untuk tenaga non-ASN. Sementara untuk formasi khusus PPPK, persyaratan wajib berpengalaman minimal dua tahun pada bidang yang relevan dengan jabatan yang dilamar ternyata banyak yang belum bisa dipenuhi oleh peserta formasi khusus non-ASN.

“Beberapa catatan evaluasi rekrutmen CASN 2023 kami perbaiki untuk meningkatkan sistem rekrutmen ASN ke depan,” tandas Menteri PANRB. *
 

Index
PHR Peduli Sampah, Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Riau
Dampak Pakan Berkurang, BKSDA Menilai Penyebab Harimau Serang Bocah di Siak
Dibuka Sabtu Malam, Astaka Utama MTQ ke-56 Pekanbaru Belum Siap
Awal Maret, Tarif Tol Permai Naik, Pekanbaru - Bangkinang Tetap
200 Kios Pasar Induk Selesai Dibangun
200 Kios Pasar Induk Selesai Dibangun
Kamis, 22 Februari 2024 | 13:39:00 WIB
Raihan Suara Terus Meningkat, Munawar Syahputra Diprediksi Dapatkan Kursi di DPRD Riau
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Rabu, 21 Februari 2024 | 13:10:00 WIB
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas
Rabu, 21 Februari 2024 | 10:15:00 WIB
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:39:00 WIB
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Rabu, 21 Februari 2024 | 08:58:00 WIB
Video
Raihan Suara Terus Meningkat, Munawar Syahputra Diprediksi Dapatkan Kursi di DPRD Riau
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Rabu, 21 Februari 2024 | 13:10:00 WIB
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas
Rabu, 21 Februari 2024 | 10:15:00 WIB
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:39:00 WIB
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Rabu, 21 Februari 2024 | 08:58:00 WIB
Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Ramadan Provinsi Riau di Pantai Rupat Utara
KPU Klaim Keamanan Situs Sirekap Sangat Kuat 
KPU Klaim Keamanan Situs Sirekap Sangat Kuat 
Selasa, 20 Februari 2024 | 20:10:00 WIB
HPN 2024, 3 Wartawan Riau Terima Press Card Number One dari PWI Pusat
Lima Anggota KPU Riau Periode 2024-2029 Resmi Dilantik KPU RI
Lima Anggota KPU Riau Periode 2024-2029 Resmi Dilantik KPU RI
Selasa, 20 Februari 2024 | 16:30:00 WIB
Total Pelunasan Pembayaran BIPH di Riau Sudah Capai 80 Persen
Total Pelunasan Pembayaran BIPH di Riau Sudah Capai 80 Persen
Selasa, 20 Februari 2024 | 15:25:00 WIB
wajah
Debat Capres Terakhir Harus Jadi Ajang Adu Gagasan dan Uji Moralitas
Delapan Tenaga KSP Termasuk Ali Ngabalin Mundur
Delapan Tenaga KSP Termasuk Ali Ngabalin Mundur

Rabu, 24 Januari 2024 | 18:10:00 WIB
Hotman Paris: Goodbye Indonesia
Hotman Paris: Goodbye Indonesia

Selasa, 23 Januari 2024 | 10:11:00 WIB
Pertanyaan Gibran di Debat Cawapres Receh dan Gimik
Pertanyaan Gibran di Debat Cawapres Receh dan Gimik

Senin, 22 Januari 2024 | 11:23:28 WIB
Politikus
Unggul dari Caleg Partai Nasdem Lain Untuk DPRD Riau, Ini Kata Munawar Syahputra
Gantikan  Amyurlis, Abdi Saragih Resmi Dilantik Jadi  PAW Anggota DPRD Riau
Wujudkan Kesejahteraan Petani Sawit, Pemerintah Berikan Program Strategis
Anis Fauzan SH, Merangkai Ikatan Batin, Pilih Maju di Dapil Daerah Kelahiran
Politik
Raihan Suara Terus Meningkat, Munawar Syahputra Diprediksi Dapatkan Kursi di DPRD Riau
KPU Akui 1.223 TPS Bermasalah dengan Input Data
KPU Akui 1.223 TPS Bermasalah dengan Input Data
Senin, 19 Februari 2024 | 22:28:36 WIB
Diskusi Santai dan Aspirasi Politik Amril Jambak Menuju Agam I
Unggul dari Caleg Partai Nasdem Lain Untuk DPRD Riau, Ini Kata Munawar Syahputra
Pasar
PHR Peduli Sampah, Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Riau
Awal Maret, Tarif Tol Permai Naik, Pekanbaru - Bangkinang Tetap
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:39:00 WIB
Minggu Ini, Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Riau Naik
Minggu Ini, Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Riau Naik
Selasa, 20 Februari 2024 | 14:23:00 WIB
Hukum
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka

Rabu, 21 Februari 2024 | 08:58:00 WIB
17 TPS di Pekanbaru Masuk Kategori Rawan dan Sangat Rawan
17 TPS di Pekanbaru Masuk Kategori Rawan dan Sangat Rawan

Senin, 12 Februari 2024 | 13:07:00 WIB
Kapolda Riau Lepas 1.664 Personel Pengamanan TPS ke Kabupaten/Kota 
Polresta Pekanbaru Gelar Apel Sarana dan Prasarana Pemilu 2024
Nusantara
KPU Klaim Keamanan Situs Sirekap Sangat Kuat 
KPU Klaim Keamanan Situs Sirekap Sangat Kuat 

Selasa, 20 Februari 2024 | 20:10:00 WIB
HPN 2024, 3 Wartawan Riau Terima Press Card Number One dari PWI Pusat
SMSI Minta Presiden Terbitkan Perpu UU Kedaulatan Digital Pengganti UU ITE
Kontroversi Sirekap dan Bahaya Data Pemilu 2024 di Luar Negeri
Otomotif
Nissan Hyper Urban: Bintang Utama di Japan Mobility Show
Patahan Rangka eSAF Motor Honda Menjadi Perbincangan, AHM Sedang Lakukan Investigasi
Astra Honda Motor Belum Mau Lakukan Recall 
Astra Honda Motor Belum Mau Lakukan Recall 

Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:49:24 WIB
Selamat Jalan Marco Simoncelli si Gladiator Lintasan
Selamat Jalan Marco Simoncelli si Gladiator Lintasan

Minggu, 13 Agustus 2023 | 19:59:18 WIB
Zona riau
200 Kios Pasar Induk Selesai Dibangun

Kamis, 22 Februari 2024 | 13:39:00 WIB
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas

Rabu, 21 Februari 2024 | 10:15:00 WIB
Dilindungi BPJS TK, Petugas Pemilu Bisa Klaim JKK dan JKM

Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:07:00 WIB

Inspiratif
10 Tips Aman Meninggalkan Rumah 
10 Tips Aman Meninggalkan Rumah 

Minggu, 9 April 2023 | 13:16:17 WIB
Nyeri Tubuh, Bisa Sinyal Gejala Kolesterol Tinggi
Nyeri Tubuh, Bisa Sinyal Gejala Kolesterol Tinggi

Sabtu, 7 Januari 2023 | 20:56:54 WIB
Besok, Gubernur Riau Rencanakan Buka Bimtek SMSI Riau Terkait Pergubri 19 Tahun 2021 
 Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya

Jumat, 4 November 2022 | 20:42:29 WIB
wanita
Aminah, Mengelola Limbah Menjadi Rupiah
Aminah, Mengelola Limbah Menjadi Rupiah

Sabtu, 23 Desember 2023 | 18:08:18 WIB
 Hadirkan 9 Tanaman yang Dibenci Nyamuk di Musim Hujan
Hadirkan 9 Tanaman yang Dibenci Nyamuk di Musim Hujan

Minggu, 26 Februari 2023 | 09:45:11 WIB
Madu, Satu dari 8 Obat Alami Membersihkan Paru-paru
Madu, Satu dari 8 Obat Alami Membersihkan Paru-paru

Minggu, 26 Februari 2023 | 09:22:43 WIB
Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Membunuh Diam-diam
Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Membunuh Diam-diam

Kamis, 15 Desember 2022 | 20:29:26 WIB

Popular
Wajah

Politikus
Politik
Pasar
Hukum
Nusantara
Otomotif
Maret, Pemerintah Buka Seleksi CASN 2024 Sebanyak Tiga Periode
nusantara | Jumat, 19 Januari 2024 | 20:55:22 WIB
Editor : Deslina | Penulis : PE*
Maret, Pemerintah Buka Seleksi CASN 2024 Sebanyak Tiga Periode
Pemerintah akan membuka seleksi bagi 2,3 juta formasi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2024.
Popular

PEKANBARU - Pemerintah akan membuka seleksi bagi 2,3 juta formasi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2024. Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto mengatakan bahwa pelaksanaan seleksi tersebut akan dimulai pada Maret mendatang.

“Untuk mengakomodir formasi tersebut, BKN melaksanakan Seleksi CASN 2024 dilakukan sebanyak 3 periode,” ujar Haryomo, dikutip dari laman BKN, Jumat (19/01/2024).

Haryomo menyebutkan, pengumuman dan seleksi administrasi seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan seleksi kedinasan pada periode I akan dimulai pada minggu ketiga bulan Maret 2024. Sedangkan pada periode II akan dilaksanakan pengumuman dan seleksi administrasi penerimaan CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Kemudian pada periode III akan dilaksanakan pengumuman dan seleksi administrasi penerimaan CPNS dan PPPK pada bulan Agustus 2024.

Plt. Kepala BKN menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Seleksi CASN Tahun 2023 pihaknya akan melakukan sejumlah perbaikan pada Seleksi CASN Tahun 2024.

Sejumlah hal yang menjadi temuan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CASN 2023, antara lain, pertama pada fase seleksi administrasi ditemukan bahwa Pansel Instansi tidak akurat dalam melakukan verifikasi baik pada kualifikasi pendidikan, sertifikasi yang tidak valid, pengalaman kerja, dan NIK yang tidak ditemukan.

Kedua, pada fase pelaksanaan seleksi masih ditemukan praktik perjokian. Ketiga, pada fase hasil seleksi, konversi nilai CAT sebagai dampak dilaksanakannya seleksi kompetensi teknis tambahan (SKTT) yakni nilai CAT ≥ 50 persen, nilai SKTT ≤ 50 persen (norma umum) dan nilai CAT 70 persen ditambah nilai SKTT 30 persen (guru).

“Tidak hanya itu, proses daftar riwayat hidup) terhambat karena terbatasnya kapasitas fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan peserta yang lulus. Khususnya di daerah 3T [tertinggal, terluar, dan terdepan,” pungkas Haryomo.

Senada dengan Plt. Kepala BKN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan sejumlah penyempurnaan proses rekrutmen CASN 2024.

“Intinya, Kementerian PANRB dan BKN selalu melakukan evaluasi. Masukan dari publik, akademisi, maupun instansi pemerintah pusat sampai daerah menjadi bahan evaluasi agar seleksi CASN semakin baik lagi,” ujar Anas, dikutip dari laman Kementerian PANRB, Jumat (19/01/2024).

Salah satu evaluasi yang disoroti Anas adalah belum optimalnya usulan formasi yang diajukan oleh instansi pemerintah daerah.

“Banyak tenaga non-ASN yang mengajukan komplain kepada Kementerian PANRB terkait sedikitnya formasi yang dibuka pada eleksi CASN tahun 2023. Dari usulan yang disampaikan pemerintah daerah, formasi CPNS yang tidak terisi sebanyak 27,55 persen, sedangkan untuk formasi PPPK, sekitar 23 persen yang tidak terisi,” ungkapnya.

Secara nasional, Kementerian PANRB telah menetapkan kebutuhan ASN tahun 2023 sejumlah 1.030.751. Namun tidak semua kebutuhan diusulkan oleh instansi pemerintah pusat dan daerah. Total formasi yang dibuka pada seleksi 2023 hanya sebesar 567.166 sesuai usulan dari instansi pusat dan daerah.

Dari keseluruhan formasi, sebanyak 20.890 formasi diisi CPNS. Adapun 230.707 formasi terisi dari PPPK guru, 126.212 formasi terisi dari PPPK tenaga Kesehatan, serta 55.793 formasi terisi dari PPPK tenaga teknis lainnya.

“Secara umum, 133.564 formasi yang dibuka tahun 2023 belum terisi atau sekitar 23 persen dari total formasi yang dibuka,” kata Menteri PANRB.

Anas mengharapkan, kurangnya formasi dan pemenuhannya tersebut dapat diperbaiki pada seleksi tahun ini. Ia pun mengimbau agar instansi pemerintah bisa mengusulkan formasi lebih awal serta menyesuaikan dengan kebutuhan jabatan.

Lebih lanjut, Anas juga menyoroti belum terpenuhinya kesesuaian kualifikasi pendidikan dengan jabatan, khususnya untuk tenaga non-ASN. Sementara untuk formasi khusus PPPK, persyaratan wajib berpengalaman minimal dua tahun pada bidang yang relevan dengan jabatan yang dilamar ternyata banyak yang belum bisa dipenuhi oleh peserta formasi khusus non-ASN.

“Beberapa catatan evaluasi rekrutmen CASN 2023 kami perbaiki untuk meningkatkan sistem rekrutmen ASN ke depan,” tandas Menteri PANRB. *
 


ARTIKEL LAIN
PHR Peduli Sampah, Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Riau
Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari jadi momentum untuk merefleksikan kembali.
Kamis, 22 Februari 2024 | 16:10:00 WIB
Dampak Pakan Berkurang, BKSDA Menilai Penyebab Harimau Serang Bocah di Siak
Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau langsung melakukan mitigasi di lokasi.
Kamis, 22 Februari 2024 | 15:58:00 WIB
Dibuka Sabtu Malam, Astaka Utama MTQ ke-56 Pekanbaru Belum Siap
Pembangunan Astaka utama di lapangan terbuka Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jenderal Sudirman.
Kamis, 22 Februari 2024 | 14:18:00 WIB
Awal Maret, Tarif Tol Permai Naik, Pekanbaru - Bangkinang Tetap
Kenaikan tarif tol Pekanbaru - Dumai (Permai) sebesar Rp53 ribu menjadi Rp171.500. Kenaikan tarif.
Kamis, 22 Februari 2024 | 14:04:00 WIB
200 Kios Pasar Induk Selesai Dibangun
Sekitar 200 kios Pasar Induk telah selesai dibangun pengelola, PT Agung Rafa Bonai (ARB). Pihak.
Kamis, 22 Februari 2024 | 13:39:00 WIB
Raihan Suara Terus Meningkat, Munawar Syahputra Diprediksi Dapatkan Kursi di DPRD Riau

Hingga pukul 13.00 WIB siang ini, Rabu 21 Februari 2024  pukul 13.00 Wib, penghitungan.

Rabu, 21 Februari 2024 | 14:55:00 WIB
Ery Putra Resmi Jabat Pj Sekda Inhil, Ini Pesan Herman
Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Herman resmi melantik Ery Putra sebagai Pj.
Rabu, 21 Februari 2024 | 13:10:00 WIB
Kaki Ditarik Harimau, Bocah di Siak Nyaris Tewas

Konflik harimau dengan manusia terjadi di Kabupaten Siak, Riau. Iman Saputra, bocah berusia 2,5.

Rabu, 21 Februari 2024 | 10:15:00 WIB
Ahli Perminyakan, Ruby Mulyawan Ditunjuk Jadi Dirut PHR
Sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk mempertahankan kinerja hulu minyak dan gas (migas) yang.
Rabu, 21 Februari 2024 | 09:39:00 WIB
Kasus Pungli Rutan, KPK Sudah Tetapkan 10 Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan komitmen untuk membawa kasus pungli di Rutan KPK.

Rabu, 21 Februari 2024 | 08:58:00 WIB
Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Ramadan Provinsi Riau di Pantai Rupat Utara
Kementerian Agama akan menggelar sidang Isbat penetapan awal ramadan 1445 H pada 10 Maret 2024.
Rabu, 21 Februari 2024 | 05:30:00 WIB