|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Vivi
PEKANBARU- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat pada Mei 2019, Riau mengalami inflasi sebesar 0,68 persen. Harga cabai merah dan tiket pesawat menjadi pemicu utama inflasi di Riau.
Hal ini dikatakan Kepala BPS Riau, Aden Gultom, di kantornya, Senin (10/6). Katanya, untuk inflasi dari tahun ke tahun (year on year) pada Mei 2019 ini sebesar 2,31 persen dan inflasi tahun kalender atau pada periode Januari sampai Mei 0,92 persen.
"Besaran inflasi di Riau pada Mei 2019 sama persis dengan inflasi nasional. Angka inflasi 0,68 persen ini artinya relatif baik atau terkendali," ujar Aden Gultom.
Jejak Pengabdian Hawk 109/209 di Riau Berlanjut ke Pontianak
Kasus SPPD Diduga Fiktif DPRD Riau Akan Digelar di Mabes Polri
Menurutnya, penyebab utama inflasi di Riau adalah adanya kenaikan indeks harga konsumen yang cukup signifikan pada kelompok bahan makanan sebesar 2,13 persen, seperti komoditi cabai merah, kentang dan bawang putih, dan lainnya.
Kemudian, terang Aden Gultom, diikuti kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,64 persen, seperti angkutan udara, angkutan antar kota (bus dan travel), dan lainnya. Disusul kelompok sandang sebesar 0,45 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,16 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,02 persen.