|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : republika
NEW YORK - Media The New York Times dan kantor berita Associated Press melaporkan, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memerintahkan serangan ke Iran pada Kamis (20/6/2019) malam tetapi membatalkan operasi tersebut ketika pasukan sudah siap untuk menyerang.
Seorang pejabat senior mengatakan kepada The New York Times bahwa Trump menyetujui serangan terhadap sejumlah fasilits Iran seperti radar dan baterai rudal.
Menurut laporan itu, operasi pembalasan atas penembakan pesawat tak berawak atau drone AS sudah dalam tahap awal, dengan pesawat di udara dan kapal laut berada di posisi menyerang ketika perintah untuk membatalkan operasi datang.
The New York Times mengatakan tidak jelas apakah Trump "hanya mengubah pikirannya pada serangan itu atau apakah pemerintahannya mengubah arah karena logistik atau strategi. Juga tidak jelas apakah serangan itu mungkin masih berlanjut".
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Ancam Iran, AS Siap Bertindak Jika Demonstran Dibunuh
Laporan ini muncul ketika ketegangan terus meningkat setelah Iran menembak jatuh drone AS di Selat Hormuz, jalur pelayaran yang telah menjadi lokasi serangan terhadap tanker minyak, baru-baru ini.
AS, yang meningkatkan tekanan sanksi terhadap Iran, menyalahkan Iran atas serangan itu, klaim yang ditolak oleh Pemerintah di Teheran.