|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Polisi Israel bentrok dengan warga Palestina di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Kecaman dan kekhawatiran dunia pun meningkat setelah kejadian tersebut. Insiden itu telah memicu serangan roket dari Gaza dan serangan udara militer Israel, dengan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut.
Dilansir AFP, Kamis (6/4/2023) sebuah video yang beredar luas di media sosial menunjukkan polisi Israel memukuli orang-orang di dalam masjid.
Organisasi Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan telah merawat 37 orang yang terluka usai bentrokan itu.
Adu Otot AS–Iran Kian Terbuka, Pengamat Dunia Nilai Perang Besar Masih Bisa Dihindari
Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Kembali Tewaskan Jurnalis dan Anak-anak di Gaza
Kelompok Hamas yang menguasai wilayah Gaza, menyerukan warga Palestina di Tepi Barat "untuk pergi secara massal ke Masjid Al-Aqsa untuk mempertahankannya".
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengaku "terkejut" dengan foto-foto yang dilihatnya tentang pasukan keamanan Israel. Dimana dalam foto-foto terlihat pasukan keamanan Israel memukuli orang-orang di dalam Masjid Al-Aqsa. (*)