|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Kasus korupsi yang menjerat kepala daerah di Provinsi Riau sangat memprihatinkan. Catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), Bupati Kepulauan Meranti nonaktif menjadi ke-10 yang ditangkap KPK.
Itu disampaikan peneliti ICW Kurnia Ramadhana. ICW menyebut penangkapan Adil yang ditangkap KPK menambah catatan kelam kepala daerah di Riau.
"Penetapan tersangka dan ditahannya Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi menambah rentetan panjang praktik korupsi kepala daerah di Provinsi Riau," ujar Kurnia dikutip detik.com, Sabtu (8/4/2023).
Dua Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Isu Afiliasi Politik Ikut Mengemuka
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
ICW mencatat 10 kepala daerah di Riau itu ditangkap KPK sejak 2007. Kurnia menyebut para kepala daerah yang ditangkap itu terdiri atas tiga gubernur, enam bupati, dan satu orang wali kota.
"Setelah dijumlah, praktik korupsi yang dilakukan oleh 10 kepala daerah itu telah mengakibatkan kerugian negara Rp 2,2 triliun dan suap atau gratifikasi sebesar Rp 18,5 miliar," sambungnya.