|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah mengizinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan secara tatap muka untuk pelajar SMA, SMK, dan SLB. Keputusan ini diambil karena kualitas udara di daerah tersebut telah membaik setelah terjadi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Kamsol di Pekanbaru, mengungkapkan, "Dengan membaiknya kualitas udara, kami telah memutuskan untuk melanjutkan proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah."
Kebijakan ini diumumkan melalui surat edaran (SE) dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau kepada kepala SMA/SMK/SLB, baik negeri maupun swasta, di Riau terkait dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
Perkuat Kolaborasi Polri dan Media, Kabid Humas Polda Riau Kunjungi PWI Riau
Persoalkan Penyitaan Aset, Muflihun Gugat Kapolri dan Kapolda Riau
Namun, Kamsoldi menekankan bahwa dalam KBM tatap muka, baik siswa maupun guru tetap diwajibkan menggunakan masker. Jika kualitas udara kembali memburuk, pihak sekolah diberikan kewenangan untuk melaksanakan pembelajaran secara daring.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru telah merilis prakiraan cuaca untuk Riau, menyatakan bahwa pada Selasa, terdapat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah tersebut.