|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok BBM subsidi dalam keadaan aman dan tersedia di Provinsi Riau. Pertamina Patra Niaga juga terus memonitor penyaluran Jenis BBM Tertentu/JBT (Biosolar) dan Jenis BBM Khusus Penugasan/JBKP (Pertalite).
"Kami memastikan ketersedian stok BBM subsidi dalam kondisi aman di Riau. Pertamina Patra Niaga juga akan terus memonitor penyaluran Biosolar dan Pertalite untuk menjaga pendistribusian BBM subsidi sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan," ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, Kamis (19/10).
Ia menjelaskan, pihaknya menegaskan tidak ada pengurangan dalam menyalurkan JBT Biosolar dan JBKP Pertalite. Bahkan saat ini penyaluran Biosolar di Riau telah over dari kuota berjalan atau year to date hingga 16 Oktober 2023 sebesar 10%. “Realisasi penyaluran Biosolar hingga 16 Oktober 2023 mencapai 755.706 Kilo Liter (KL), jika dibandingkan kuota berjalan hingga 16 Oktober ini, maka penyaluran Biosolar di Riau telah melebihi kuota berjalan sebesar 10%,” ungkap Satria.
Etanol dalam BBM: Harapan Baru, Tantangan Lama
Stok BBM Menipis, Shell, BP-AKR, dan Vivo Kompak Ambil Langkah Mengejutkan
"Pengiriman BBM dari terminal BBM ke SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dalam kondisi normal. Tidak ada penghentian pasokan atau gangguan operasi pada proses penyaluran BBM. Masyarakat tidak perlu khawatir dan jangan panic buying karena stok dan penyaluran BBM aman," tambah Satria.
Di samping itu, implementasi penerapan transaksi BBM Biosolar subsidi menggunakan QR Code Subsidi Tepat ini telah diterapkan di wilayah Riau baik di Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Meranti, Pelalawan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Siak.