|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
SIAK - Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Riau (FKp Unri) yang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelompok Kerja (Pokja) 4 Kelurahan Perawang menggelar penyuluhan pencegahan stunting di aula Kelurahan Perawang, Rabu (18/10/2023), pukul 13.00-16.00 WIB.
Kegiatan bertema "Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh dan Sanitasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM)" itu diikuti 33 orang kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kelurahan Perawang. Kegiatan ini juga dihadiri Lurah Perawang Midawati, S, Sos, pegawai bagian gizi dari Puskesmas Perawang Ikrima Ferjeni, AMd Gz dan Ketua TP PKK Pokja 4 Kelurahan Perawang Itnawati Suningsih.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Posyandu tentang cara mencegah stunting. Para kader Posyandu peserta penyuluhan ini selanjutnya diharapkan mengedukasi warga di wilayah kerjanya masing-masing.
Pemkab Siak Pastikan 6.323 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Tahun 2025
Go Live Like a Pro, IM3 Ajak Mahasiswa Unri Berkarya di Dunia Digital
Pemateri pada penyuluhan tersebut adalah mahasiswa KKN FKp Unri Nuryanti dan Nurwahyuni, Lurah Perawang Midawati S, Sos dan pegawai bagian gizi Puskesmas Perawang Ikrima Ferjeni, AMd Gz.
Nuryanti dan Nurwahyuni menjelaskan, stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting bisa menjadi penyebab terhambatnya tinggi badan anak, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.