|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya
PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memantau ketersediaan pangan di daerah masing-masing. Pemerintah daerah diminta bergerak cepat untuk mencari jalan keluar agar tidak terjadi kelangkaan.
Penegasan itu disampaikan Tito ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di Daerah. Rapat ini juga dihadiri secara virtual oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, M Job Kurniawan di RCC Menara Lancang Kuning, Pekanbaru, Senin (12/2/2024).
Selain itu, dia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mendorong dan mendukung petani agar gagal tanam dan gagal panen tidak terjadi akibat faktor cuaca. Apalagi, cuaca di beberapa daerah memiliki curah hujan lebih tinggi dari beberapa daerah lainnya.
Terbongkar! 9 Data di Ijazah Jokowi Diminta Dibuka ke Publik
Pasca Kantor Bupati Inhil Terbakar, Anggota DPRD Riau Minta PLN Upgrade Instalasi
Tito menilai, ketersediaan komoditas minyak goreng relatif saat ini stabil meski ada beberapa daerah yang mengalami kenaikan harga. Untuk itu, dia kembali mengingatkan pemda untuk terus mengecek suplai di lapangan.
"Minyak goreng relatif stabil tapi ada beberapa daerah yang harganya naik. Daerah yang terjadi kenaikan bisa cek, suplai kurangkah atau tersendat di distribusinya sehingga tidak sampai ke bawah, ke pasar rakyat," jelasnya.