|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU - Tim satuan tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) melakukan pengenalan dan sosialisasi terkait Sistem Aplikasi Aduan Pungli (Si Duli) kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Dengan adanya sistem tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah melaporkan pungli yang terjadi di pelayanan publik ataupun di luar hal tersebut.
Dengan adanya Si Duli, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani berharap dan mengajak masyarakat menjadi lebih berani dalam melaporkan tidakan pungli yang terjadi di sekitar mereka. Ia katakan, selain masih banyak masyarakat yang masih kurang terampil menggunakan teknologi, masyarakat juga masih takut melapor soal pungli.
"Masyarakat banyak yang takut melapor, mereka takut pak, takut terlibat terus nanti dipanggil. Maunya ada penyuluhan kalau melapor itu membantu pelayanan yang prima, yang lebih baik. Jadi mereka berani melapor," ujarnya pada tim Satgas Saber Pungli di Kantor Gubernur Riau, Senin (1/4/2024).
Bupati Siak Rangkul Lawan Politiknya, Afni: Kami Sudah Move On
Rapat Koordinasi HPN 2026, Pemprov Banten dan Panitia Mensinergikan Peran
Elly tambahkan, seluruh jajaran terkait harus mengajak masyarakat agar berani melapor. Ia berharap, dengan tersosialisasinya Si Duli nanti di masyarakat, mereka menjadi lebih berani dan membawa suasana bersih tanpa pungli.
"Kita harus ajak masyarakat berani melapor. Semoga dengan tersosialisasi Si Duli ini masyarakat jadi berani karena lebih terjamin untuk melapor," ungkapnya.