JAKARTA-- Nilai tukar rupiah ditutup di posisi Rp16.676 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Senin (3/11). Mata uang Garuda turun 45 poin atau minus 0,27 persen.
Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan posisi rupiah Rp16.664 per dolar AS.
Mata uang Asia bervariasi. Peso Filipina turun 0,09 persen, yen Jepang turun 0,1 persen, ringgit Malaysia naik 0,11 persen, dolar Singapura minus 0,05 persen, won Korea Selatan naik 0,12 persen, dan baht Thailand turun 0,22 persen.
Senada, mata uang utama negara maju bervariasi. Euro Eropa stagnan, franc Swiss turun 0,12 persen, dolar Australia plus 0,11 persen, dan dolar Kanada turun 0,05 persen.
Puluhan Eks Karyawan Riau Pos Group Tagih Hak Pesangon dan Pensiun, Nilainya Capai Miliaran Rupiah
Rupiah Sempat Tembus Rp18.000, Pemerintah Yakin Akan Kembali Menguat
Analis Doo Financial Futures mengatakan rupiah melemah terhadap dolar AS karena terbebani oleh penguatan dolar dan prospek pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI).
"Data perdagangan Indonesia bulan September yang dirilis siang ini walau lebih kuat dari perkiraan namun tidak mampu mendukung rupiah," katanya. *