POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Hukum

PPATK Ungkap Aliran Dana Emas Ilegal Tembus Rp 992 Triliun, PETI Jadi Pemicu Utama

Kamis, 29 Januari 2026 | 14:51:09 WIB
Editor : Red | Penulis : Bambang Noroyono
PPATK Ungkap Aliran Dana Emas Ilegal Tembus Rp 992 Triliun, PETI Jadi Pemicu Utama - Pekanbaruexpress
Ilustrasi

JAKARTA — Praktik penambangan emas tanpa izin (PETI) dan peredaran emas ilegal disebut menjadi salah satu sumber terbesar kejahatan lingkungan sekaligus pencucian uang di Indonesia. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat, sepanjang 2023 hingga 2025, perputaran dana dari transaksi emas ilegal nyaris menyentuh Rp 1.000 triliun, tepatnya Rp 992 triliun. Dari jumlah itu, nilai transaksi yang langsung berkaitan dengan aktivitas PETI mencapai Rp 185 triliun.

Besarnya arus dana tersebut menempatkan PETI dan distribusi emas ilegal sebagai tindak pidana asal terbesar dalam penelusuran tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan PPATK sepanjang 2025. Temuan ini disampaikan PPATK dalam siaran pers Catatan Capaian Strategis PPATK 2025 yang dirilis Kamis (29/1/2026).

Laporan itu juga mencerminkan peningkatan signifikan aktivitas pencucian uang secara nasional. Selama 2025, PPATK menerima 43,72 juta laporan terkait dugaan pencucian uang, pendanaan terorisme, serta berbagai kejahatan lainnya. Total perputaran dana yang tercatat mencapai Rp 2.085 triliun, melonjak 42,88 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca :

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyebutkan, sepanjang 2025 lembaganya telah menyampaikan ratusan hasil analisis dan pemeriksaan kepada aparat penegak hukum serta kementerian dan lembaga terkait.

“PPATK menyampaikan 994 hasil analisis, 17 hasil pemeriksaan, serta 529 informasi kepada penyidik dan kementerian/lembaga. Total dana yang dianalisis mencapai Rp 2.085,48 triliun, meningkat 42,88 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 1.459,65 triliun,” ujar Ivan dalam keterangan pers, Kamis (29/1/2026).


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
Pemkab Siak Gandeng ICEL Review Perizinan Konflik Hutan dan Lahan
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16:40 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB