|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : antarariau
BAGANSIAPIAPI - Sedikitnya 50.000warga Tionghoa asal Kota Bagansiapiapi datang ke Ibu Kota Kabupaten Rokan Hilir di daerah pesisir Provinsi Riau itu untuk mengikuti tradisi Bakar Tongkang.
"Mereka ada yang sekarang tinggal di Singapura, Australia, Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan dan Pekanbaru. Para perantau yang datang, menginap di hotel, wisma, klenteng dan mess yayasan,” kata panitia pelaksana Bakar Tongkang, Randy Gunawan kepada wartawan di Bagansiapiapi, Rabu (19/6).
Bakar Tongkang merupakan tradisi turun-temurun bagi warga Tionghoa Bagansiapiapi untuk menghormati nenek moyang mereka. Hal ini membuat puluhan ribu perantau yang kini tinggal di berbagai kota di dalam dan luar negeri seperti pulang kampang khusus untuk menghadiri Bakar Tongkang.
Bupati Pelalawan Serahkan Sertfikat Program Redistribusi Tanah 2025
Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Drastis Tembus Rp37 Ribu per Kg
Menurut dia, ada 15 hotel dan puluhan mess yang digunakan untuk penginapan selama Bakar Tongkang.
"Bila ada tamu-tamu kamiyang datang, tapi tak kebagian hotel atau tak ada rumah keluarga, panitia telah menyiapkan penginapan di mess klenteng," ujar Rendy yang juga Ketua Yayasan Budi Marga.