|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
WASHINGTON - Salah satu anggota Kongres Amerika Serikat (AS) telah menyuarakan permintaan untuk menghentikan dukungan finansial yang diberikan oleh pemerintah AS kepada Israel. Panggilan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza.
Cori Bush, seorang anggota Kongres, menekankan bahwa pelanggaran hak asasi manusia tidak dapat dijadikan alasan untuk mengizinkan pelanggaran lebih lanjut. Dia yakin bahwa tindakan militer hanya akan memperburuk penderitaan penduduk Palestina dan Israel.
"Prioritas utama kita haruslah mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan yang dapat menjamin keamanan bagi semua pihak di kawasan ini. Sebagai bagian dari usaha kita untuk mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan, kita harus berperan dalam mengakhiri dukungan pemerintah AS terhadap pendudukan militer Israel dan rezim apartheid," ungkap Bush, seperti yang dilaporkan oleh Middle East Monitor pada Selasa (10/10/2023).
Pasca Kantor Bupati Inhil Terbakar, Anggota DPRD Riau Minta PLN Upgrade Instalasi
Formappi: KPU Jadi Penyebab 211 Anggota DPR Tak Ungkap Pendidikan
Cori Bush adalah wanita Muslim pertama yang berasal dari keturunan Palestina yang terpilih sebagai anggota Kongres AS. Selain itu, Rashida Tlaib, seorang perwakilan Demokrat dari Michigan, juga mendukung upaya untuk menghentikan dukungan AS kepada Israel. Pernyataan Tlaib menekankan pentingnya mengakhiri blokade, mengakhiri pendudukan, dan meruntuhkan sistem apartheid.
Seruan ini muncul setelah Presiden Joe Biden mengonfirmasi dukungan AS terhadap hak Israel untuk membela diri menyusul serangan mendadak oleh Hamas. "Saya telah menjelaskan kepada Perdana Menteri Netanyahu bahwa kami siap memberikan dukungan sejalan dengan kebutuhan pemerintah dan warga Israel," kata Biden pada akhir pekan sebelumnya.